Followers

Silahkan masuk khan email anda

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

apakah semua kebaikan kita diterima di-sisi Allah swt?

Dalam kita membuat kebaikan baik kita bersembahyang, bersedekah, tolong orang, mengerjakan haji atau berbagai kebaikan lain, bagaimana rasa hati kita di waktu itu? Bila buat kebaikan, hati mesti ada rasa. Apakah di waktu itu kita sudah rasa aman dengan kebaikan itu? Terasa selamat. Rasa yakin bahwa Allah terima ibadah kita. Kita yakin kita sudah menjadi orang baik-baik. Kita sudah mengira-ngira syurga mana yang sesuai untuk kita. Lebih dahsyat lagi bila kita rasa hebat, rasa cukup sempurna dan bangga dengan kebaikan yang sudah kita buat. Kita rasa bahwa kitalah orang yang telah membuat kebaikan. Kita pandang orang lain kecil. Pandang yang lain sudah tidak selamat. Kita rasa mereka akan masuk ke neraka. Yang mereka itu dari golongan jahat-jahat.

Sebenarnya kalau beginilah rasa yg kita rasakan di waktu membuat kebaikan sebenarnya kita sudah tertipu dengan kebaikan yang kita buat. Bila membuat kebaikan hati tidak boleh merasa baik. Bayangkan kalau kita sembahyang, hati merasa kita orang yang kuat bersembahyang. Bila kita bersedekah, hati kita terasa kita ini seorang pemurah. Bila kita tolong orang, kita rasa kita ini seorang yang penyayang, suka tolong orang dan bertanggungjawab. Bila kita kerja haji, kita rasa haji kita ini sudah mabrur dan layak mendapat tempat di sisi Tuhan. Hakikatnya rasa-rasa inilah yang mendorong kita kepada kemurkaan Tuhan, bukan kesukaanNya. Rasa-rasa inilah yang menjadikan kita sahabat syaitan, yang sombong dan angkuh bila sudah dapat kelebihan. Rasa-rasa ini bukan rasa-rasa yang menjadikan kita orang baik. Rasa-rasa ini layak mengumpankan kita ke neraka. Rasa-rasa ini bukan mendekatkan kita kepada Tuhan, tetapi jauh daripada Tuhan. Rasa ini menjadi kita orang yang hina di hadapan Tuhan. Tidak beradab dengan Tuhan.

Mana boleh dengan nikmat kebaikan yang kita sudah boleh buat, yang dianugerahkan oleh Allah, kita sudah rasa selamat dan rasa baik. Boleh buat baik itukan anugerah Tuhan. Allah gerakkan hati kita untuk boleh buat kebaikan. Allah yang kehendaki. Tapi seolah-olah kita rasa kita sudah berbuat. Kita rasa kita yang empunya kebaikan. Bukan milik Tuhan. Bukan keizinan Tuhan. Sudahlah itu, kita pula yakin sangat yang Allah terima ibadah kita. Tahukah kita sejauhmana keikhlasan kita pada ibadah tersebut. Sedangkan malaikat yang membawa amal kita itu pun tidak tahu nilai ikhlas ibadah tersebut. Ia adalah rahasia Allah. Hanya Allah saja yang mengetahui sejauhmana ikhlasnya ibadah seseorang hambaNya.

Mana rasa hamba kita bila kita buat kebaikan atau buat ibadah? Bukankah kita ini hamba Tuhan.


Bagaimana adab, tingkah laku seorang hamba? Kenalilah betul-betul jaga adab di hadapan tuannya. Kenalilah sangat rasa takut dan cemas di hadapan tuannya. Walaupun sudah banyak bekerja, bolehkah kita memukul mukul dada, bertolak pinggang di hadapan tuan kita. Kita kata pada tuan kita, saya sudah buat ini, sudah buat itu. Seolah-olah kita jadi tukang nilai pada kerja-kerja kita. Bolehkah kita yang buat kerja, kita nilai sendiri kerja kita. Kita bagi gred sendiri untuk kerja kita. Kita tak mau bagi yang terburuk untuk kerja kita tapi bagi kita karena rasa yang kita buat sudah bagus, sudah sempurna, kita bagi “A” untuk kerja kita. Kita menunjuk-nunjuk dengan tuan kita yang kitalah yang terbaik. Atau kita sudah rasa berbuat, kita pun “meminta” macam-macam dengan tuan kita.


Begitulah misalnya untuk kita agar bila kita dengan Tuhan, rasa hamba kita itu kekal. Sesuai dengan watak hamba, sesudah membuat kebaikan, patut-patutnya kita rasa berdosa. Sudah buat kebaikan, rasalah tidak sempurna. Rasalah kebaikan itu banyak cacat-celanya. Rasalah ibadah yang dilakukan tadi tak dapat kita buat kalau tak diizinkan Tuhan. Senantiasa-lah bertanya-tanya pada diri apakah nasib amal kebaikan tersebut. Senantiasalah mengharap-harap agar Allah terima. Rasakan kebimbangan, takut-takut Allah lemparkan kebaikan itu kepada kita semula. Malulah di hadapan Tuhan dengan kebaikan kita itu. Tak tahu kita bagaimana rupa kebaikan kita itu bila sampai kepada Tuhan. bagus-kah? Atau buruk sekali hingga tiada nilai di sisi Tuhan. merasa-lah serba kekurangan pada kebaikan kita itu. pasrahkan-lah kepada Allah untuk menilai kebaikan kita. Bagi kita, kita tak layak. merasakan-lah kita ini bukan orang baik. Kita banyak dosa. Banyak buat kejahatan. Kebaikan-kebaikan yang kita buat itu, lupa-lupakanlah. Jangan dikenang-kenang. Sebaiknya sentiasa merintih pada dosa-dosa yang kita lakukan. Senantiasa-lah merasa kita ini orang yang jahat. Orang yang banyak membuat dosa dan kemungkaran. Soal syurga janganlah difikir-fikirkan sangat. Itu hak Allah untuk memberi. Itu hadiah daripada Allah. Patutnya kita selalu memikirkan yang neraka itu. Atas terasa kita ini bakal dicampakkan ke neraka atas dosa-dosa kita itulah, yang membuat kita senantiasa memohon keampunannya dan mengharapkan rahmatNya.


Janganlah kita memandang dan ambil berat keburukan orang lain. Berbaik sangkalah terhadap mereka. Mana tahu mereka ini walaupun dalam membuat kejahatan, hati selalu merintih dengan Tuhan. Selalu rasa berdosa. Itu lebih baik daripada jika kita slalu merasa berbuat baik ini. Ambil beratnya dosa-dosa kita itu karena itulah yang lebih utama. Pandang seriuslah kejahatan-kejahatan kita itu.

Sesungguhnya banyak mana amal kita atau banyak mana kejahatan kita itu, ia adalah ukuran lahir kita saja. Tetapi Allah menilai hati kita. Sejauhmana hati kita dengan Tuhan. Adakah hati kita merasa kehambaan atau sudah ada rasa-rasa berketuhanan dalam diri. Yang penting sekarang ialah banyak berbuat amal tetapi jaga hati. Amal kebaikan yang sedikit diiringi dengan hati yang merasa hamba itu lebih baik daripada amal kebaikan yang banyak tetapi dibawa dengan rasa angkuh. Kalaulah kita boleh mengekalkan rasa hamba hingga saat kematian kita, niscaya itulah yang Allah pandang dan kehendaki.  Mintalah doa dengan keihklasan dan kerendahan hati agar slalu mendapat perlindungan  Allah swt.

rahasia-ajaib-yang-tersembunyi-didalam-tubuh-kita

air-mata-penyesalan-dan-air-mata-kerinduan

belajar-dari-seorang-pencuri

jenis-jenis-senyuman

ketika-hati-sudah-menjadi-batu

hati-hati-dengan-suara-ghaib-yang-menyerupai-wahyu

istimewanya-seorang-wanita

apakah-anda-wanita-yang-mempunyai-harga-diri

siapakah-sohibuzaman-dizaman-ini

rahasia-hati-seorang-ayah

makna-tahi-lalat-di-tubuh-kita

antara-cewek-tomboy-dan-lesbian

indahnya-malam-pertama

muhasabah-cinta

perang-pemikiran-yang-dilakukan-oleh-musuh-musuh-islam

10-jenis-gangguan-tidur-yang-aneh

pengorbanan-seorang-ayah-terhadap-putrinya-yang-beranjak-dewasa

kita-tidak-akan-bahagia-selagi-orang-disekitar-kita-tidak-bahagia

mencari-ketenangan-dengan-zikrullah

10-macam-sahabat-setia-iblis

7-pahala-yang-masih-di-nikmati-setelah-meninggal-dunia

asal-usul-nafsu.html

hakekat-jin

sebuah-harga-satu-tetes-air-mata

tentang-angka-13

kiamat-2012-dan-yahudi-pun-tertawa

makna-tatoo-bagi-masyarakat-dayak

cara-baru-tingkatkan-kunjungan-blog

penjelasan-tentang-adware-spyware-worm

membongkar-proteksi-hak-cipta-pdf

penyebab-lambannya-sistim-kerja-komputer

trik-mematikan-komputer-dengan-cepat

cara-mempercepat-loading-windows-xp

siapakah-kita-sebenarnya

jenis-jenis-kejahatan-yang-ada-di-internet

hacker-tool

bagaimana-memblokir-situs-facebook-agar-tidak-bisa-dibuka-firefox

mengenal-lebih-jauh-tentang-manusia

866-tafsir-mimpi

sifat-sombong-versus-rendah-hati

pengertian-zuhud

istiqomah-sebagai-sikap-teguh-pendirian

hakikat-dan-kedudukan-taubat

kelahiran-ke-dua

pengertian-sabar-dalam-menghadapi-musibah

ilmu-itu-adalah-imam-dan-amal-itu-adalah-makmum

org-yg-mampu-terlepas-dari-perangkap-iblis

ingatlah-ibumu.html

sebuah-doa-suami-untuk-istri

/sifat-dan-sikap-yang-seharusnya-melekat-di-diri-kita

tentang-surat-kaleng-dan-email-berantai

7-kali-menunaikan-haji-tidak-melihat

ketika-ilmu-pengetahuan-menemukan-tanda-kiamat

5-cara-menghadapi-masalah-anda

15-gejala-anda-telah-diganggu-oleh-jin

gambaran-tentang-malaikat-maut

indahnya-matematika

tanya-jawab-tentang-jilbab

rahasia-hidung

apakah-yang-dinamakan-takdir

hal-hal-yang-dapat-melunak-khan-hati

istri-baik-adalah-isteri

chating-dengan-tuhan

berkeluh-kesah-tentang-jahatnya-dunia

hati-hati-dan-waspada-dalam-setiap-langkah

diantara-4-orang-istri

bulan-puasa-melatih-kesabaran-kita

hukum-truk-sampah

dimana-kujumpa-pelita-kecilku

telinga-adalah-ekspresi-pikiran-dan-perasaan

jika-hari-esok-tak-pernah-ada

tips-mengusir-setan-didalam-hati-kita

ketika-akal-dan-nafsu-berkelahi-merayu-hati

beberapa-hikmah-dari-penyesalan-yang-bisa-kau-petik

dalam-setiap-hati-manusia-ada-banyak-perkara

pernahkah-kita-menyadari-arti-kehadiran-didalam-kehidupan

antara-makna-hidup-dan-jati-diri

ketika-hidup-terasa-menyakitkan

sebuah-penelitian-tentang-emosi-kemarahan-dan-rasa-benci

dengan-keikhlasan-hidup-ini-menjadi-mudah-indah-dan-bermakna

cara-sederhana-menenangkan-hati-dan-pikiran

kapankah-anda-merasa-cukup

sebuah-cinderamata-hati-yang-kau-lukai

nurani-putih-yang-tergores

antara-hukum-sihir-dan-perdukunan

tentang-gambaran-penghuni-neraka

benarkah-kiamat-akan-terjadi-tahun-2012

jangan-stress-dong-aahh

test123

ini-bukan-sekedar-tentang-uang

postingan-ulang-yang-udah-rapi

stop-dreaming-start-action-dengan

darimana-kah-asalnya-api

stop-dreaming-start-action

arti-sebuah-kesetiaan-dalam-menjalani-sebuah-hubungan

menghadapi-penyakit-yang-menghalangi-langkah-anda

tehnik-menghadapi-kritik-orang-lain

apakah-anda-sudah-menjadi-seseorang

mulailah-darimana-anda-berpijak

mindset-and-system

lakukan-dan-lakukan-saja

hidup-adalah-tentang-belajar

melihat-masa-depan-dengan-kecepatan-cahaya

tahukah-andabagaimana-rasanya-ketika-roh-dicabut

tentang-flu-babi

3-unsur-dalam-sebuah-cinta

8-daerah-didalam-alam-jiwa-manusia

penderitaan-itu-bukan-akhir-dari-segalanya

cara-mengatasi-hati-yang-sedang-gelisah



rahasia-kesaktian-orang-orang-tempo-dulu

seorang-profesor-dari-sebuah

yaa-permennya-lupa-dimakan

begitu-banyak-peristiwa-yang-terjadi

jangan-pernah-berkata-selamat-tinggal

pesan-orang-tua-renta

hanya-satu-kata

penasaran

kisah-nyata-pacaran-dgn-hantu

pesan-terakhir-sebelum-bunuh-diri

2 comments:

ajeng said...

Wuih artikel yg lengkap dan berisi..Mantap Ngga! Terima kasih sharing ilmunya..

Seti@wan Dirgant@Ra said...

makasih sobat....

Post a Comment

komentar

fan's of arh global radio 88.4 fm