Followers

Silahkan masuk khan email anda

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Tahukah anda, Bagaimana rasanya ketika roh dicabut ?

kematian adalah salah satu topik yang membuat anda malas untuk membahasnya. kenyataannya kita hidup ya pasti akan mati, karena tidak ada manusia diatas bumi ini yang hidup abadi !


tapi namanya juga manusia slalu mempunyai rasa ingin tahu yang besar ..hingga mereka rela mempelajari tentang kematian.! mereka mempelajari dari ilmu genetika dan kedokteran berikut penjelasannya

" Semakin sering DNA mengalami replikasi maka panjang telomer(DNA pelindung )akan semakin berkurang, hingga akhirnya habis. Apabila telomer semakin pendek maka dapat disimpulkan bahwa tubuh kita akan menjadi tua (Matt Ridley, 2005). Jika rantai telomer telah habis maka dapat dipastikan bahwa kematian telah menghampiri kita. Hal itu memberikan penjelasan mengapa semakin lama tubuh kita akan semakin lemah dan akhirnya mati termakan usia. Dari sini kita paham bahwa umur kita turut ditentukan oleh panjang rantai telomer yang terdapat dalam Gen.

Sebagaimana yang kita ketahui dari penjelasan guru agama, bahwa pada saat lahir panjang umur kita telah ditentukan oleh Tuhan. Rupanya penjelasan itu dapat dibenarkan secara ilmiah, sebab kini kita tahu bahwa telomer merupakan Gen yang secara langsung ikut menentukan panjang atau pendeknya umur kita.
untuk lebih jelasnya baca-disini


Ketika ilmu pengetahuan berhasil menjawab apa itu kematian; mengapa kematian terjadi; dan bagaimana kematian berlangsung.

Ilmu pengetahuan justru tidak dapat menjawab
kapan dan di mana kematian itu akan datang.

Karena pada saat kematian itu datang maka kematian itu tak pernah memilih tua ataupun muda,kaya ataupun miskin, normal ataupun cacat dan kecil ataupun besar

Dan pada saat manusia melupakan akan datangnya kematian, karena terlena dengan hawa nafsunya, silau dengan gemerlapnya dunia . Terlalu sibuk dengan keinginan-keinginan dan impian serta mewujudkan ambisi mereka.

mereka lupa kalau kematian itu selalu mengintai di manapun mereka berada.

mereka lupa kalo kematian itu setiap saat bisa menyapa..

dan kematian itu adalah sebuah akhir dari kehidupan segala mahluk yang bernyawa

Sebelum nyawa manusia dicabut, terlebih dahulu ia akan mengalami pedihnya sakaratul maut. Proses itu sungguh menyakitkan dan suatu peristiwa yang sangat dahsyat.

jangankan kita sebagai manusia biasa, para Nabi pun mengalami kejadian yang sama saat nyawa mereka dicabut

Allah bertanya kepada Roh Nabi Ibrahim as, bagaimanakah rasanya kematian? Jawab Ibrahim as, “Bagaikan batang besi pemanggang daging yang dipanaskan, dimasukan ke dalam wol basah, lalu ditarik dengan keras.” Allah berfirman, “Padahal sungguh, Kami telah meringankannya untukmu, wahai Ibrahim,”

Begitu juga ketika roh Nabi Musa as. ditanya bagaimanakah rasanya kematian? Musa as menjawab,”Kurasakan diriku seperti seekor burung kecil yang digoreng hidup-hidup di wajan. Tidak mati, maka akhirnya bisa tenang, dan tidak pula selamat, maka akhirnya bisa terbang.” Dalam riwayat lain, Nabi Musa as berkata, “Kurasakan diriku seperti seekor kambing yang dikuliti hidup-hidup oleh tukang jagal ( Al-Muhasibi dalam Ar-Ri’ayah).

Nabi saw bersabda demi Allah yang menggenggam jiwaku, sesungguhnya melihat malaikat maut itu lebih dahsyat dari pada seribu kali pukulan pedang.” .Malaikat maut itu sendiri ketika Allah mencabut nyawanya kelak, setelah kematian seluruh makhluk, maka ia berkata , “Demi keagungan-Mu, andaikan aku tahu betapa pedih sakaratul maut seperti yang kurasakan kini. Niscaya aku tidak akan mencabut nyawa seorang mukmin pun “
lebih jelasnya baca-disini


akal sekalipun terganggu karena rasa sakit sakaratul maut ; sementara lidah tiba-tiba menjadi bisu. Seluruh anggota tubuh menjadi lemah. Orang yang berada sakaratul maut berharap untuk dapat beristirahat sejenak melalui....erangan dan teriakan..... atau melalui cara lain. Akan tetapi ia tidak akan mampu. Kalaupun masih tersisa kekuatan, pasti saat ruh dicabut dan diangkat dari dalam tubuh akan terdengar gerengan dan suara kerongkongan dan dadanya. Namun, saat itu warna tubuhnya sudah berubah dan rasa sakit sudah menyerang seluruh tubuhnya, bagian luar maupun bagian dalamnya. Masing-masing anggota tubuh kemudian mulai menjadi mati secara bertahap. Mulanya kedua kaki menjadi dingin, lalu kedua betisnya, kemudian kedua pahanya Hingga akhirnya bagian hitam matanya naik sampai menyentuh kelopak mata, sementara lidah tertarik ke dalam hingga pangkalnya

oleh karena itulah sebelum kematian menjemput, sebelum penyesalan tak berguna lagi, sebelum pintu tobat ditutup. mulailah dari saat ini kita membersihkan diri dari dosa ,lewati hari dengan melakukan apapun dengan niat beribadah dan mentaati segala perintah-NYA serta menjauhi segala larangan-NYA

saling menasehati didalam kebenaran dan kesabaran jauh lebih baik daripada berdiam diri saja :

1.bagi yg lagi marah-marahan cepat cepat minta maaf dan berbaikan

2.bagi orang kaya jangan pelit sama orang miskin dan bagi orang miskin jangan merasa iri dengan orang kaya

3.bagi yang senang bergaul berhati-hati dengan pergaulan yang nggak benar misal mabuk-mabukan, pergaulan bebas dan lain lain

4.bagi yang suka korupsi ..ingat harta nggak dibawa mati

5.bagi yang suka selingkuh...ingat sama anak dan istri

6.bagi yang suka gosip...pelihara deh lidah dari segala perkataan tak berguna

7.bagi yg lagi cemas,khawatir, bimbang dan gelisah...tenangkanlah hati dengan mengingat-NYA

8.bagi yang sedang sedih...nikmatilah hidup dan ikhlas-khan hati, berdoa biar masalahnya bisa selesai

9.bagi yang suka bengong...hati hati ntar dipatok ayam...he..he...

10.bagi yang hobby kentut...kentutlah dengan bunyi yang sopan...he..he..

11. .....................................................................................

ada yang mau menambahkan....!


test123

ini-bukan-sekedar-tentang-uang

postingan-ulang-yang-udah-rapi

stop-dreaming-start-action-dengan

darimana-kah-asalnya-api

stop-dreaming-start-action

arti-sebuah-kesetiaan-dalam-menjalani-sebuah-hubungan

menghadapi-penyakit-yang-menghalangi-langkah-anda

tehnik-menghadapi-kritik-orang-lain

apakah-anda-sudah-menjadi-seseorang

mulailah-darimana-anda-berpijak

mindset-and-system

lakukan-dan-lakukan-saja

hidup-adalah-tentang-belajar

melihat-masa-depan-dengan-kecepatan-cahaya

tahukah-andabagaimana-rasanya-ketika-roh-dicabut

tentang-flu-babi

3-unsur-dalam-sebuah-cinta

8-daerah-didalam-alam-jiwa-manusia

penderitaan-itu-bukan-akhir-dari-segalanya

cara-mengatasi-hati-yang-sedang-gelisah



rahasia-kesaktian-orang-orang-tempo-dulu

seorang-profesor-dari-sebuah

yaa-permennya-lupa-dimakan

begitu-banyak-peristiwa-yang-terjadi

jangan-pernah-berkata-selamat-tinggal

pesan-orang-tua-renta

hanya-satu-kata

penasaran

kisah-nyata-pacaran-dgn-hantu

pesan-terakhir-sebelum-bunuh-diri




36 comments:

suwung said...

hmmm nabi aja kesakitan apalahi manusia biasa

suwung said...

kapan dia datang? tak seorangpun tahu

kenyo said...

wah saya belum tahu rasanya mas, yang saya pingin tau gimana tuh caranya biar blog saya ada radionya juga kayak blog mas ini... thanks 4 comin

Susy Ella said...

moga kita semua meninggal dalam keadaan khusnul khotimah ...aamiin

baitul alim said...

mempelajari kematian dapat membawa kita untuk bertobat dan kembali kejalan yang benar.salam, berkunjung balik ya

Ariyanti Danurtiyas said...

Kalau begitu saya minta maaf dulu yaaa... Kepada mas-mas dan mba-mba kalau saya pernah berbuat salah...

Artha said...

wah gmana cara kentut dengan bunyi yang sopan yach? [pret..misi ... gitu kali yach]

angga chen said...

ooh itu ...waktu itu lihat situs yg kasih kode html beberapa radio. situsnya http://radio.indowebster.com...trus kode html nya aku copy paste taruh di blog gitu loh....!

thanks ya

angga chen said...

amin...moga moga kita jadi penghuni surga..! thanks ya susy ella...!

angga chen said...

amin...semoga artikel ini dapat mengingatkan bahwa setiap perkataan dan perbuatan atau kejahatan dan kebaikan slalu ada balasannya ! thanks baitul alim

angga chen said...

he..he...bisa aja nih mbak ariyanti...belum komentar udah minta maaf.. ! ya udah aku maafin...thanks ya

angga chen said...

he...he....artha bisa aja.....thanks ya

kawanlama95 said...

Panjenegan sudah tau jawabanya. ya banyak2 berbuat baik . selamat malam .salam kenal ya

Ani said...

Ngeri mbayanginnya....

Ani said...

Ngeri mbayanginnya...

bunga raya said...

malam sob ada postingan terbaru tuh

angga chen said...

buat kawanlama....ok thanks atas nasehatnya ya...!

angga chen said...

ya gak usah dibayangin mbak ani...tapi setidaknya hal ini bisa mengingatkan kita untuk menjadi lebih baik...thanks ya

angga chen said...

ok bunga raya...thanks ya

kakve-santi said...

takut....



jangan sampae susah dah kecabutnya..
bang, kita tukeran link yah..
linknya udah aku pasang..makasih

Neng Rara said...

ass.
setelah baca postingan ini,aku langsung shalat ashar, ketinggalan berjamaah di mesji kntr.
thanks friens sharing yang menggugah.
wassalam

sii melyn said...

nice post!

kita seringkali lupa pada kematian, padahal sejatinya kematian itulah sesuatu yang paling dekat dengan kita.

attayaya said...

ngeri juga
tapi harus dijalani ntar

nietha said...

bagus banget nih artikelnya, emang manusia hidup harus ingat akan kematian..

David said...

wahduh sakit juga ya rasanya, ngeri....!!! kita sebagai manusia diingatkan betapa kecilnya& lemahnya kita

angga chen said...

ok thanks juga neng rara...mudah - mudahan semua amal ibadahmu diterima oleh-NYA...amin..!

angga chen said...

setuju melyn....thanks ya..!

angga chen said...

gak usah ngeri..atta yaya...yakin aja kalo semua nanti dimudahkan oleh-NYA..thanks

angga chen said...

thanks ya nietha...!

angga chen said...

betul tuh david....! thanks ya

Ade said...

dari atas bacanya serius banget.. eh nyampe bawah jadi senyum2 sendiri :-)

orang yang tau dirinya akan mati, akan memandang hidup secara berbeda..

Umi Rina said...

"manusia yang cerdas adalah manusia yang meneliti pada dirinya dan apa-apa setelah kematian..." (HR.At Tirmidzi)

Nice posting, salam kenal kembali...:)

angga chen said...

oke ade...thanks ya

angga chen said...

thanks ya umi rina...!

dwina said...

postingan yang menggugah
gak mo nambahin ah
intinya mengingat mati dan siapkan diri tuk menghadapinya

angga chen said...

ok ..thanks ya dwina...!

Post a Comment

komentar

fan's of arh global radio 88.4 fm