Followers

Silahkan masuk khan email anda

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Pengorbanan seorang ayah terhadap putri kecilnya yang beranjak dewasa

Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya.....


Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.
Lalu bagaimana dengan Papa?


Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?
Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?


Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil......
Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.
Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu...
Kemudian Mama bilang : "Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya" ,
Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka....


Tapi sadarkah kamu?
Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.


Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba.
Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : "Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang"
Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?


Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata : "Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!".
Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.
Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.


Ketika kamu sudah beranjak remaja....
Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: "Tidak boleh!".
Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu?
Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa berharga..
Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu...
Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama....
Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya,
Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?


Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia.... :')
Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu..
Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?


Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.
Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir...
Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut - larut...
Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu.. .


Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang?
"Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa"


Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur.
Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata - mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti...
Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa


Ketika kamu menjadi gadis dewasa....
Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain...
Papa harus melepasmu di bandara.
Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?
Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. .
Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat.
Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang".
Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT...kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.


Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa.
Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.
Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan...


Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : "Tidak.... Tidak bisa!"
Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu".
Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?


Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.
Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.
Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang"


Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya.
Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..
Karena Papa tahu.....
Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.


Dan akhirnya....


Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia....
Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?
Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa....
Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: "Ya Tuhan tugasku telah selesai dengan baik....
Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik....
Bahagiakanlah ia bersama suaminya..."


Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk...
Dengan rambut yang telah dan semakin memutih....
Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya....
Papa telah menyelesaikan tugasnya....


Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita...
Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat...
Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis...
Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .
Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU BISA" dalam segala hal..


Saya mendapatkan notes ini dari seorang teman, dan mungkin ada baiknya jika aku kembali membagikannya kepada teman-teman ku yang lain.


Tulisan ini aku dedikasikan kepada teman-teman wanita ku yang cantik, yang kini sudah berubah menjadi wanita dewasa serta ANGGUN, dan juga untuk teman-teman pria ku yang sudah ataupun akan menjadi ayah yang HEBAT !


Yup, banyak hal yang mungkin tidak bisa dikatakan Ayah / Bapak / Romo / Papa / Papi kita... tapi setidaknya kini kita mengerti apa yang tersembunyi dibalik hatinya ;)


Yes I love you so much, Pa... 




sumber :Martinez Meinardi" 

pengorbanan-seorang-ayah-terhadap-putrinya-yang-beranjak-dewasa

kita-tidak-akan-bahagia-selagi-orang-disekitar-kita-tidak-bahagia

mencari-ketenangan-dengan-zikrullah

10-macam-sahabat-setia-iblis

7-pahala-yang-masih-di-nikmati-setelah-meninggal-dunia

asal-usul-nafsu.html

hakekat-jin

sebuah-harga-satu-tetes-air-mata

tentang-angka-13

kiamat-2012-dan-yahudi-pun-tertawa

makna-tatoo-bagi-masyarakat-dayak

cara-baru-tingkatkan-kunjungan-blog

penjelasan-tentang-adware-spyware-worm

membongkar-proteksi-hak-cipta-pdf

penyebab-lambannya-sistim-kerja-komputer

trik-mematikan-komputer-dengan-cepat

cara-mempercepat-loading-windows-xp

siapakah-kita-sebenarnya

jenis-jenis-kejahatan-yang-ada-di-internet

hacker-tool

bagaimana-memblokir-situs-facebook-agar-tidak-bisa-dibuka-firefox

mengenal-lebih-jauh-tentang-manusia

866-tafsir-mimpi

sifat-sombong-versus-rendah-hati

pengertian-zuhud

istiqomah-sebagai-sikap-teguh-pendirian

hakikat-dan-kedudukan-taubat

kelahiran-ke-dua

pengertian-sabar-dalam-menghadapi-musibah

ilmu-itu-adalah-imam-dan-amal-itu-adalah-makmum

org-yg-mampu-terlepas-dari-perangkap-iblis

ingatlah-ibumu.html

sebuah-doa-suami-untuk-istri

/sifat-dan-sikap-yang-seharusnya-melekat-di-diri-kita

tentang-surat-kaleng-dan-email-berantai

7-kali-menunaikan-haji-tidak-melihat

ketika-ilmu-pengetahuan-menemukan-tanda-kiamat

5-cara-menghadapi-masalah-anda

15-gejala-anda-telah-diganggu-oleh-jin

gambaran-tentang-malaikat-maut

indahnya-matematika

tanya-jawab-tentang-jilbab

rahasia-hidung

apakah-yang-dinamakan-takdir

hal-hal-yang-dapat-melunak-khan-hati

istri-baik-adalah-isteri

chating-dengan-tuhan

berkeluh-kesah-tentang-jahatnya-dunia

hati-hati-dan-waspada-dalam-setiap-langkah

diantara-4-orang-istri

bulan-puasa-melatih-kesabaran-kita

hukum-truk-sampah

dimana-kujumpa-pelita-kecilku

telinga-adalah-ekspresi-pikiran-dan-perasaan

jika-hari-esok-tak-pernah-ada

tips-mengusir-setan-didalam-hati-kita

ketika-akal-dan-nafsu-berkelahi-merayu-hati

beberapa-hikmah-dari-penyesalan-yang-bisa-kau-petik

dalam-setiap-hati-manusia-ada-banyak-perkara

pernahkah-kita-menyadari-arti-kehadiran-didalam-kehidupan

antara-makna-hidup-dan-jati-diri

ketika-hidup-terasa-menyakitkan

sebuah-penelitian-tentang-emosi-kemarahan-dan-rasa-benci

dengan-keikhlasan-hidup-ini-menjadi-mudah-indah-dan-bermakna

cara-sederhana-menenangkan-hati-dan-pikiran

kapankah-anda-merasa-cukup

sebuah-cinderamata-hati-yang-kau-lukai

nurani-putih-yang-tergores

antara-hukum-sihir-dan-perdukunan

tentang-gambaran-penghuni-neraka

benarkah-kiamat-akan-terjadi-tahun-2012

jangan-stress-dong-aahh

test123

ini-bukan-sekedar-tentang-uang

postingan-ulang-yang-udah-rapi

stop-dreaming-start-action-dengan

darimana-kah-asalnya-api

stop-dreaming-start-action

arti-sebuah-kesetiaan-dalam-menjalani-sebuah-hubungan

menghadapi-penyakit-yang-menghalangi-langkah-anda

tehnik-menghadapi-kritik-orang-lain

apakah-anda-sudah-menjadi-seseorang

mulailah-darimana-anda-berpijak

mindset-and-system

lakukan-dan-lakukan-saja

hidup-adalah-tentang-belajar

melihat-masa-depan-dengan-kecepatan-cahaya

tahukah-andabagaimana-rasanya-ketika-roh-dicabut

tentang-flu-babi

3-unsur-dalam-sebuah-cinta

8-daerah-didalam-alam-jiwa-manusia

penderitaan-itu-bukan-akhir-dari-segalanya

cara-mengatasi-hati-yang-sedang-gelisah



rahasia-kesaktian-orang-orang-tempo-dulu

seorang-profesor-dari-sebuah

yaa-permennya-lupa-dimakan

begitu-banyak-peristiwa-yang-terjadi

jangan-pernah-berkata-selamat-tinggal

pesan-orang-tua-renta

hanya-satu-kata

penasaran

kisah-nyata-pacaran-dgn-hantu

pesan-terakhir-sebelum-bunuh-diri




Kita tidak akan bahagia selagi orang di didekat kita tidak bahagia

Kita tidak akan bahagia selagi orang di sisi kita tidak bahagia. Pegang kata-kata itu. Impilikasinya, untuk kita bahagia, carilah orang yang paling hampir dengan kita dan bahagiaakanlah mereka. Hanya setelah itu, barulah kita akan merasa bahagia. Sesungguhnya bahagia itu bukan “benda” yang akan berkurang bila diberikan, tetapi ia umpama cahaya yang semakin “diberikan” akan bertambah terangnya. Kata orang bijak , dengan menyalakan lilin orang lain, lilin kita tidak akan padam… tetapi kita akan mendapat lebih banyak cahaya.


Siapakah orang yang paling hampir? Siapakah yang paling layak kita berikan bahagia? Selain kedua ibu-bapa (bagi seorang lelaki), maka isterinyalah yang paling utama diberikan kebahagiaan itu. Jika isteri yang di sisi tidak bahagia, jangan harap kita boleh membahagiakan orang lain. Dan paling penting, jika isteri sudah menderita itu juga petanda yang kita juga menderita – ingat, kita tidak akan bahagia selagi orang di sisi kita tidak bahagia.


Apakah langkah pertama untuk membahagiakan isteri? Ya, pertama, hargailah kehadirannya. Rasakan benar-benar bahwa istri adalah anugerah Allah yang paling berharga. Jodoh dan pertemuan itu di tangan Tuhan, justru dia adalah anugerah khusus daripada-Nya buat teman hidup kita sepanjang waktu di dunia. Isteri kita ialah jawaban Tuhan pada doa yang selalu kita mohon.


Ingatlah bahwa yang paling berharga di dalam rumah kita bukannya perabotan, bukan peralatan eletronik, komputer ataupun barang-barang antik yang lain. Yang paling berharga ialah manusianya – isteri atau suami kita itu. Itulah” modal utama” yang sewajarnya lebih kita hargai daripada segala-galanya. Tetapi benarkah kita telah menghargai isteri atau suami lebih daripada barang-barang berharga di rumah kita?


Sayang sekali, lain yang difikirkan lain pula yang dirasa. Coba renungkanlah, berapa banyak para suami yang lebih prihatin tentang perasaan isteri berbanding ‘keadaan’ kendaraannya seperti mobil atau motor pribadi. Batuk isteri yang berpanjangan semacam tidak kedengaran. “tetapi bila mobil atau motor yang sedikit rusak  cepat-cepat dibawa ke “bengkel” untuk diperbaiki.


Itu belum mengutamakan bisnis  tetapi membiarkan anak-anak dan isteri kesepian di rumah. Atau para isteri yang sibuk dengan shoping atau ke salon atau arisan dan membiarkan suami tanpa ditanya perasaan dan didengar curahan hatinya.


setengah bertanya? Bagaimana kita boleh menghargai pasangan kita. Insya-Allah, bila ada kemauan pasti ada jalan. Dunia akan menyediakan jalan kepada orang yang mempunyai tujuan. Kata orang, kasih, cinta dan sayang umpama aliran air, senantiasa tahu ke arah mana ia hendak mengalir. Mulailah dengan memandangnya dengan pandangan kasih dan sayang… mungkin wajah isteri kita sudah keriput, tetapi rasakanlah mungkin separuh “keriput” itu karena memikirkan kesusahan bersama kita. Mungkin uban telah penuh di kepala suami kita, tetapi uban itu “sebuah tanda” pengorbanannya membina rumah tangga dan keluarga kita.


Itulah pandangan mata hati namanya. Kalau dulu pada awal bercinta, pandangan kita dari mata turun ke hati. Tetapi kini setelah lama bersama, pandangan kita mesti lebih murni. Tidak dari mata turun ke hati lagi, tetapi sudah dari hati “turun” ke mata. Yang kita lihat bukan “body” tetapi budi. Yang kita pandang bukan urat, tulang dan daging lagi… tetapi suatu yang murni dan hakiki – kasih, kasihan, cinta, sayang, mesra, ceria, duka, gagal, jaya, pengorbanan, penderitaan – dalam jiwanya yang meng-akar dari sejarah kehidupan berumah tangga bersama !


Daripada pandangan mata hati itulah lahirlah sikap dan tindakan. Love is verb – cinta itu tindakan. Kata penyair bila sudah cinta, ingin dipintal awan-gemawan untuk dijadikan  di dada isteri, ingin dijadikan rembulan untuk menjadi lentera teman beradunya, mentari sebagai sinar dalam duka dan nestafa… Ah, kita tidak payah mengajar cara apabila sudah cinta. Karena dalam cinta itu sudah menyala dahulu.


Mungkin sikaya pulang bersama cincin permata untuk menghargai si-isteri. Atau petani hanya membawa sebiji mangga untuk dimakan bersama sang “permaisuri”. Buruh yang pulang bersama keringat disambut senyuman dan dihadiahkan seteguk air sejuk oleh isteri tentunya lebih bahagia dan dihargai oleh seorang jutawan yang disambut di muka pintu villanya tetapi hanya oleh seorang “pembantu”. Begitulah ajaibnya cinta yang dicipta Allah, ia hanya boleh dinikmati oleh hati yang suci. Ia terlalu mahal harganya. Intan, permata tidak akan mampu membeli cinta!


Hargailah sesuatu selagi ia masih di depan mata. Begitu selalu pesan cerdikiawan dan pujangga. Malangnya, kita selalu lepas pandang. Sesuatu yang ‘terlalu’ dekat, kekadang lebih sukar dilihat dengan jelas. Isteri di depan mata, tidak dihargai. Kajian menunjukkan bahawa para suami di Amerika lebih banyak meluangkan masa menonton TV daripada bercakap dengan isteri. Di sini apa kurangnya, tiga jam menonton TV bersama tanpa sepatahpun berkata. Suami dan isteri sibuk melayani fikiran sendiri walaupun duduk hanya berselang beberapa inci.
Hidup terlalu singkat. Hidup hanya sekali. Yang pergi tak kan kembali. Yang hilang, mungkin akan tumbuh lagi… Tetapi tidak semua masalah akan kembali seperti semula. Apakah ibu-bapa yang ‘hilang’ akan berganti? Apakah anak, isteri, suami yang ‘pergi’… akan kembali seperti  semula? Jadi, hargailah semuanya selama segalanya masih ada. Pulanglah ke rumah dengan ceria, tebarkan salam, lebarkan senyuman. Mungkin esok, anda tidak ‘pulang’ atau tidak ada lagi si-dia yang setia menunggu di-balik pintu. Mungkin anda ‘pergi’ atau dia yang ‘pergi’. Hargailah nyawa dan kehidupan dengan sayang dan cinta. Kita tidak akan bahagia, selagi orang di sisi kita tidak bahagia!

pengorbanan-seorang-ayah-terhadap-putrinya-yang-beranjak-dewasa

kita-tidak-akan-bahagia-selagi-orang-disekitar-kita-tidak-bahagia

mencari-ketenangan-dengan-zikrullah

10-macam-sahabat-setia-iblis

7-pahala-yang-masih-di-nikmati-setelah-meninggal-dunia

asal-usul-nafsu.html

hakekat-jin

sebuah-harga-satu-tetes-air-mata

tentang-angka-13

kiamat-2012-dan-yahudi-pun-tertawa

makna-tatoo-bagi-masyarakat-dayak

cara-baru-tingkatkan-kunjungan-blog

penjelasan-tentang-adware-spyware-worm

membongkar-proteksi-hak-cipta-pdf

penyebab-lambannya-sistim-kerja-komputer

trik-mematikan-komputer-dengan-cepat

cara-mempercepat-loading-windows-xp

siapakah-kita-sebenarnya

jenis-jenis-kejahatan-yang-ada-di-internet

hacker-tool

bagaimana-memblokir-situs-facebook-agar-tidak-bisa-dibuka-firefox

mengenal-lebih-jauh-tentang-manusia

866-tafsir-mimpi

sifat-sombong-versus-rendah-hati

pengertian-zuhud

istiqomah-sebagai-sikap-teguh-pendirian

hakikat-dan-kedudukan-taubat

kelahiran-ke-dua

pengertian-sabar-dalam-menghadapi-musibah

ilmu-itu-adalah-imam-dan-amal-itu-adalah-makmum

org-yg-mampu-terlepas-dari-perangkap-iblis

ingatlah-ibumu.html

sebuah-doa-suami-untuk-istri

/sifat-dan-sikap-yang-seharusnya-melekat-di-diri-kita

tentang-surat-kaleng-dan-email-berantai

7-kali-menunaikan-haji-tidak-melihat

ketika-ilmu-pengetahuan-menemukan-tanda-kiamat

5-cara-menghadapi-masalah-anda

15-gejala-anda-telah-diganggu-oleh-jin

gambaran-tentang-malaikat-maut

indahnya-matematika

tanya-jawab-tentang-jilbab

rahasia-hidung

apakah-yang-dinamakan-takdir

hal-hal-yang-dapat-melunak-khan-hati

istri-baik-adalah-isteri

chating-dengan-tuhan

berkeluh-kesah-tentang-jahatnya-dunia

hati-hati-dan-waspada-dalam-setiap-langkah

diantara-4-orang-istri

bulan-puasa-melatih-kesabaran-kita

hukum-truk-sampah

dimana-kujumpa-pelita-kecilku

telinga-adalah-ekspresi-pikiran-dan-perasaan

jika-hari-esok-tak-pernah-ada

tips-mengusir-setan-didalam-hati-kita

ketika-akal-dan-nafsu-berkelahi-merayu-hati

beberapa-hikmah-dari-penyesalan-yang-bisa-kau-petik

dalam-setiap-hati-manusia-ada-banyak-perkara

pernahkah-kita-menyadari-arti-kehadiran-didalam-kehidupan

antara-makna-hidup-dan-jati-diri

ketika-hidup-terasa-menyakitkan

sebuah-penelitian-tentang-emosi-kemarahan-dan-rasa-benci

dengan-keikhlasan-hidup-ini-menjadi-mudah-indah-dan-bermakna

cara-sederhana-menenangkan-hati-dan-pikiran

kapankah-anda-merasa-cukup

sebuah-cinderamata-hati-yang-kau-lukai

nurani-putih-yang-tergores

antara-hukum-sihir-dan-perdukunan

tentang-gambaran-penghuni-neraka

benarkah-kiamat-akan-terjadi-tahun-2012

jangan-stress-dong-aahh

test123

ini-bukan-sekedar-tentang-uang

postingan-ulang-yang-udah-rapi

stop-dreaming-start-action-dengan

darimana-kah-asalnya-api

stop-dreaming-start-action

arti-sebuah-kesetiaan-dalam-menjalani-sebuah-hubungan

menghadapi-penyakit-yang-menghalangi-langkah-anda

tehnik-menghadapi-kritik-orang-lain

apakah-anda-sudah-menjadi-seseorang

mulailah-darimana-anda-berpijak

mindset-and-system

lakukan-dan-lakukan-saja

hidup-adalah-tentang-belajar

melihat-masa-depan-dengan-kecepatan-cahaya

tahukah-andabagaimana-rasanya-ketika-roh-dicabut

tentang-flu-babi

3-unsur-dalam-sebuah-cinta

8-daerah-didalam-alam-jiwa-manusia

penderitaan-itu-bukan-akhir-dari-segalanya

cara-mengatasi-hati-yang-sedang-gelisah



rahasia-kesaktian-orang-orang-tempo-dulu

seorang-profesor-dari-sebuah

yaa-permennya-lupa-dimakan

begitu-banyak-peristiwa-yang-terjadi

jangan-pernah-berkata-selamat-tinggal

pesan-orang-tua-renta

hanya-satu-kata

penasaran

kisah-nyata-pacaran-dgn-hantu

pesan-terakhir-sebelum-bunuh-diri

 

mencari ketenangan dengan zikrullah.

Ketenangan itu dicapai melalui zikrullah. Namun zikrullah yang bagaimana dapat memberi kesan dan dampak kepada hati? banyak orang yang berzikir tetapi tidak tenang. Ada orang berkata, “ketika saya dihimpit hutang, jatuh sakit, dicerca dan difitnah, saya pun berzikir. Saya ucapkan subhanallah, alhamdulillah, Allah hu Akbar beratus-ratus malah beribu-ribu kali tetapi mengapa hati tidak tenang juga?”
Zikrullah hakikatnya bukan sekadar menyebut atau diucapkan saja. Ada bedanya antara berzikir dengan “membaca” kalimah zikir. Zikir yang berkesan melibatkan tiga dimensi – dimensi lidah (qauli), hati (qalbi) dan perlakuan (fikli). Mari kita lihat lebih dekat bagaimana ketiga-tiga dimensi zikir ini diaplikasikan.

Katakanlah lidah kita mengucapkan subhanallah – artinya Maha Suci Allah. Itu zikir qauli. Namun, pada masa yang sama hati hendaklah merasakan Allah itu Maha Suci pada zat, sifat dan af’al (perbuatannya). Segala ilmu yang kita miliki tentang kesucian Allah hendaklah dirasai bukan hanya diketahui. Allah itu misalnya, suci daripada sifat-sifat kotor seperti dendam, khianat, prasangka dan sebagainya.

* Dimensi kata, rasa dan tindakan

Jika seorang hamba yang berdosa bertaubat kepada-Nya, Allah bukan saja mengampunkannya, malah menghapuskan catatan dosa itu, bahkan menyayangi dan memberi “hadiah” kepadanya. Firman Allah:
“Wahai orang-orang yang beriman! Bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Allah akan menghapuskan kesalahan-kesalahan kamu dan memasukkan kamu ke dalam syurga-syurga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai…”At Tahrim 8
Firman Allah lagi:
“… Sungguh, Allah menyukai orang yang taubat dan menyukai orang yang menyucikan diri” al baqarah 222.

Sifat ini berbeda sekali dengan kita manusia yang kadang begitu sukar memaafkan kesalahan orang lain. Dan segelintir yang mampu memaafkan pula begitu sukar melupakan – forgive yes, forget not! mau memberi hadiah kepada orang yang bersalah mencaci, memfitnah dan menghina kita? Ah, rasanya nggak mungkin! Begitulah kotornya hati kita yang senantiasa diselubungi dendam, prasangka dan sukar memaafkan. Tidak seperti Allah yang begitu suci, lunak dan pemaaf. Jadi, apabila kita bertasbih, rasa-rasa inilah yang harus diresapi ke dalam hati. Ini zikir hati namanya.

Tidak cukup di tahap itu, zikrullah perlu dipertingkatkan lagi ke dimensi ketiga. Hendaklah orang yang bertasbih itu memastikan hati dan pikirannya benar-benar menyucikan Allah. artinya, dia melakukan tindakan yang selaras dengan perintah Allah yang Maha Suci dan meninggalkan apa yang dilarang-Nya. Yang halal, wajib, harus dan sunat dibuat. Manakala yang haram dan makruh ditinggalkannya. Zina, mengumpat, mencuri, memfitnah dan lain-lain dosa yang keji dan kotor dijauhi. Bila ini dapat dilakukan kita telah tiba di dimensi ketiga zikrullah – zikir fikli!

Sekiranya ketiga-tiga dimensi zikrullah itu dapat dilakukan, maka kesannya sangat mendalam kepada hati. Sekurang-kurang hati akan dapat merasakan empat perkara:

* Rasa kehambaan.
* Rasa bertuhan.
* Memahami maksud takdir.
* Mendapat hikmah di sebalik ujian.

Hati adalah sumber dari segala-galanya dalam hidup kita, agar kehidupan kita baik dan benar, maka kita perlu menjaga kebersihan hati kita. Jangan sampai hati kita kotori dengan hal-hal yang dapat merusak kehidupan kita apalagi sampai merusak kebahagiaan hidup kita di dunia ini dan di akhirat nanti. Untuk menjaga kebersihan hati maka kita juga perlu untuk menjaga penglihatan, pendengaran, fikiran, ucapan kita dari hal-hal yang dilarang oleh Allah SWT. Dengan menjaga hal-hal tersebut kita dapat menjaga kebersihan hati kita. Dengan hati yang bersih kita gapai kebahagiaan dunia dan akhirat.

* Rasa kehambaan.

Rasa kehambaan ialah rasa yang perlu ada di dalam hati seorang hamba Allah terhadap Tuhan-Nya. Antara rasa itu ialah rasa miskin, jahil, lemah, bersalah, hina dan lain-lain lagi. Bila diuji dengan kesakitan, kemiskinan, cercaan misalnya, seorang yang memiliki rasa kehambaan nampak segala-galanya itu datang daripada Allah. Firman Allah:
“Katakanlah (Muhammad), tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan Allah bagi kami. Dialah pelindung kami, dan hanya kepada Allah bertawakal orang-orang yang beriman.” At Taubah: 51

Seorang hamba akan pasrah dan merasakan bahawa dia wajar diuji. Bukankah dia seorang hamba? Dia akur dengan apa yang berlaku dan tidak mempersoalkan mengapa aku yang diuji? Kenapa aku, bukan orang lain? Ini samalah dengan mempersoalkan Allah yang mendatangkan ujian itu. Menerima hakikat bahawa kita layak diuji akan menyebabkan hati menjadi tenang. Jika kita “memberontak” hati akan bertambah kacau.

Imam Ghazali rhm pernah menyatakan bahawa cukuplah seseorang hamba dikatakan sudah “memberontak” kepada Tuhannya apabila dia menukar kebiasaan-kebiasaan dalam hidupnya apabila diuji Allah dengan sesuatu yang tidak disukainya. Misalnya, dia tidak lalu mahu makan-minum secara teratur, tidak mandi, tidak menyisir rambut, tidak berpakaian kemas, tidak mengemaskan misai dan janggut dan lain-lain yang menjadi selalunya menjadi rutin hidupnya. Ungkapan mandi tak basah, tidur tak lena, makan tak kenyang adalah satu “demonstrasi” seorang yang sudah tercabut rasa kehambaannya apabila diuji.

Bila ditimpa ujian kita diajar untuk mengucapkan kalimah istirja’ – innalillah wa inna ilaihi rajiun. Firman Allah:
“…Iaitu orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-nyalah kami kembali.” Al baqarah 156

Mengapa kita diperintahkan mengucapkan istirja’? Kalimah ini sebenarnya mengingatkan kita agar kembali merasakan rasa kehambaan. Bahawa kita adalah hamba milik Allah dan kepada-Nya kita akan dikembalikan. Kita layak, patut dan mesti diuji kerana kita hamba, bukan tuan apalagi Tuhan dalam hidup ini.

* Rasa bertuhan.

Rasa kehambaan yang serba lemah, miskin, kurang dan jahil itu mesti diimbangi oleh rasa bertuhan. Bila kita rasa lemah timbul pergantungan kepada yang Maha kuat. Bila kita rasa kurang timbul pengharapan kepada yang Maha sempurna. Bila miskin, timbul rasa hendak meminta kepada yang Maha kaya. Rasa pengharapan, pengaduan dan permintaan hasil menghayati sifat-sifat Allah yang Maha sempurna itulah yang dikatakan rasa bertuhan.

Jika rasa kehambaan menyebabkan kita takut, hina, lemah sebaliknya rasa bertuhan akan menimbulkan rasa berani, mulia dan kuat. Seorang hamba yang paling kuat di kalangan manusia ialah dia yang merasa lemah di sisi Allah. Ketika itu ujian walau bagaimana berat sekalipun akan mampu dihadapi kerana merasakan Allah akan membantunya. Inilah rasa yang dialami oleh Rasulullah SAW yang menenteramkan kebimbangan Sayidina Abu Bakar ketika bersembunyi di gua Thaur dengan katanya, “la tahzan innallaha maana – jangan takut, sesungguhnya Allah bersama kita!”

Rasa bertuhan inilah yang menyebabkan para nabi dan Rasul, mujaddid dan mujtahid, para mujahid dan murabbi sanggup berdepan kekuatan majoriti masyarakat yang menentang mereka mahupun kezaliman pemerintah yang mempunyai kuasa. Tidak ada istilah kecewa dan putus asa dalam kamus hidup mereka. Doa adalah senjata mereka manakala solat dan sabar menjadi wasilah mendapat pertolongan Allah. Firman Allah:
“Dan pohonlah pertolongan dengan sabar dan solat.” Al Baqarah.

Dalam apa jua keadaan, positif mahupun negatif, miskin ataupun kaya, berkuasa ataupun rakyat biasa, tidak dikenali ataupun popular, hati mereka tetap tenang. Firman Allah:
“Dialah Tuhan yang menurunkan ketenangan ke dalam hati orang yang beriman, supaya keimanan mereka makin bertambah daripada keimanan yang telah ada. Kepunyaan Allah tentang langit dan bumi, dan Allah itu Maha Tahu dan Bijaksana.” Al Fathu 4.

Bila hati tenang berlakulah keadaan yang dijelaskan oleh Rasulullah SAW melalui sabdanya:
Maksudnya: Amat menarik hati keadaan orang beriman, semua pekerjaannya baik belaka, dan itu ada hanya pada orang beriman: Jika memperoleh kesenangan, dia bersyukur. Dan itu memberikannya kebaikan (pahala). Jika ditimpa bahaya (kesusahan), dia sabar dan itu juga memberikannya kebaikan.” – Al Hadis.

* Memahami maksud takdir Allah.

Mana mungkin kita mengelakkan daripada diuji kerana itu adalah takdir Allah SWT. Yang mampu kita buat hanyalah meningkatkan tahap kebergantungan kita kepada Allah di samping berusaha sedaya upaya menyelesaikan masalah itu. Ungkapan yang terkenal: We can’t direct the wind but we can adjust our sail – kita tidak mampu mengawal arah tiupan angin, kita hanya mampu mengawal kemudi pelayaran kita.

Kemudi dalam pelayaran kehidupan kita hati. Hati yang bersifat bolak-balik (terutamanya bila diuji) hanya akan tenang bila kita beriman kepada Allah – yakin kepada kasih-sayang, keampunan dan sifat pemurah-Nya. Dalam apa jua takdir yang ditimpakan-Nya ke atas kita adalah bermaksud baik sekalipun kelihatan negatif. Baik dan buruk hanya pada pandangan kita yang terbatas, namun pada pandangan-Nya yang Maha luas, semua yang ditakdirkan ke atas hamba-Nya pasti bermaksud baik.

Tidak salah untuk kita menyelesaikan masalah yang menimpa (bahkan kita dituntut untuk berbuat demikian), namun jika masalah itu tidak juga dapat diselesaikan, bersangka baik kepada Allah berdasarkan firman-Nya:
“Ada perkara yang kamu tidak suka tetapi ia baik bagi kamu dan ada perkara yang kamu suka tetapi ia buruk bagi kamu, Dan sesungguhnya Allah Maha Mengetahui dan kamu tidak mengetahuinya”
Surah Al Baqarah : 216
Seorang ahli hikmah, Ibn Atoillah menjelaskan hakikat ini menerusi katanya, “barang siapa yang menyangka sifat kasih sayang Allah terpisah dalam takdir-Nya, maka itu adalah kerana pen¬deknya penglihatan akal dan mata hati seseorang.”

Siapa tidak inginkan kekayaan, malah kita dituntut mencari harta. Namun jika setelah berusaha sedaya upaya, masih miskin juga, bersangka baiklah dengan Tuhan… mungkin itu caranya untuk kita mendapat pahala sabar. Begitu juga kalau kita ditakdirkan kita tidak berilmu, maka berusahalah untuk belajar, kerana itulah maksud Allah mentakdirkan begitu.

Kalau kita berkuasa, Allah inginkan kita melaksanakan keadilan. Sebaliknya, kalau kita diperintah (oleh pemimpin yang baik), itulah jalan untuk kita memberi ketaatan. Rupanya cantik kita gunakan ke arah kebaikan. Hodoh? kita terselamat daripada fitnah dan godaan. Ya, dalam apa jua takdir Allah, hati kita dipimpin untuk memahami apa maksud Allah di sebalik takdir itu.

Jadi, kita tidak akan merungut, stres dan tertekan dengan ujian hidup. Hayatilah kata-apa yang ditulis oleh Ibnu Atoillah ini:
“Untuk meringankan kepedihan bala yang menimpa, hendak dikenal bahawa Allah-lah yang menurunkan bala itu. Dan yakinlah bahawa keputusan (takdir) Allah itu akan memberikan yang terbaik.”

Tadbirlah hidup kita sebaik-baiknya, namun ingatlah takdir Tuhan sentiasa mengatasi tadbir insan. Jangan cuba mengambil alih “kerja Tuhan” yakni cuba menentukan arah angin dalam kehidupan ini tetapi buatlah kerja kita, yakni mengawal pelayaran hidup kita dengan meningkatkan iman dari semasa ke semasa. Kata bijak pandai: “It’s not what happens to you, but it’s what you do about it. It is not how low you fall but how high you bounce back!”

* Mendapat hikmah bila diuji.

Hikmah adalah sesuatu yang tersirat di sebalik yang tersurat. Hikmah dikurniakan sebagai hadiah paling besar dengan satu ujian. Hikmah hanya dapat ditempa oleh “mehnah” – didikan langsung daripada Allah melalui ujian-ujian-Nya. Ra¬sul¬ullah s.a.w. bersabda, “perumpamaan orang yang beriman apabila ditimpa ujian, bagai besi yang dimasukkan ke dalam api, lalu hilanglah karatnya (tahi besi) dan tinggallah yang baik sahaja!”
Jika tidak diuji, bagaimana hamba yang taat itu hendak mendapat pahala sabar, syukur, reda, pemaaf, qanaah daripada Tuhan? Maka dengan ujian bentuk inilah ada di kalangan para rasul ditingkatkan kepada darjat Ulul Azmi – yakni mereka yang paling gigih, sabar dan berani menanggung ujian. Ringkas¬nya, hikmah adalah kurnia termahal di sebalik ujian buat golongan para nabi, siddiqin, syuhada dan solihin ialah mereka yang sentiasa diuji.
Firman Allah: Apakah kamu mengira akan masuk ke dalam syurga sedangkan kepada kamu belum datang penderitaan sebagai¬mana yang dideritai orang-orang terdahulu daripada kamu, iaitu mereka ditimpa kesengsaraan, kemelaratan dan ke¬goncangan, sehingga Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya merintih: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?”
(Surah al-Baqarah: 214)
Pendek kata, bagi orang beriman, ujian bukanlah sesuatu yang negatif kerana Allah sentiasa mempunyai maksud-maksud yang baik di sebaliknya. Malah dalam keadaan ber¬dosa sekalipun, ujian didatangkan-Nya sebagai satu peng¬ampunan. Manakala dalam keadaan taat, ujian didatangkan untuk meningkatkan darjat.
Justeru, telah sering para muqarrabin (orang yang hampir dengan Allah) tentang hikmah ujian dengan berkata: “Allah melapangkan bagi mu supaya engkau tidak selalu dalam kesempitan dan Allah menyempitkan bagi mu supaya engkau tidak hanyut dalam kelapangan, dan Allah melepaskan engkau dari keduanya, supaya engkau tidak bergantung kepada sesuatu selain Allah.
Apabila keempat-empat perkara ini dapat kita miliki maka hati akan sentiasa riang, gembira dan tenang dengan setiap pekerjaan yang dilakukan. Sentiasa melakukan kerja amal, tolong menolong, bergotong royong, sentiasa bercakap benar, sopan dan hidup dengan berkasih sayang antara satu dengan lain.
Marilah kita bersihkan hati kita dari segala kotorannya dengan memperbanyak zikrullah. Itulah satu-satunya jalan untuk mencari kebahagiaan di dunia dan di akhirat nanti. Manusia perlukan zikir umpama ikan perlukan air. Tanpa zikir, hati akan mati. Tidak salah memburu kekayaan, ilmu, nama yang baik, pangkat yang tinggi tetapi zikrullah mestilah menjadi teras dan asasnya.
Insya-Allah, dengan zikrullah hati kita akan lapang sekalipun duduk di dalam pondok yang sempit apatah lagi kalau tinggal di istana yang luas. Inilah bukti keadilan Allah kerana meletakkan kebahagiaan pada zikrullah – sesuatu yang dapat dicapai oleh semua manusia tidak kira miskin atau kaya, berkuasa atau rakyat jelata, hodoh atau jelita. Dengan itu semua orang layak untuk bahagia asalkan tahu erti dan melalui jalan yang sebenar dalam mencarinya. Rupa-rupanya yang di cari terlalu dekat… hanya berada di dalam hati sendiri! 

sumber : http://scripters.ning.com/forum/topic/show?id=2386880%3ATopic%3A240186&xgs=1&xg_source=msg_share_topic 

pengorbanan-seorang-ayah-terhadap-putrinya-yang-beranjak-dewasa

kita-tidak-akan-bahagia-selagi-orang-disekitar-kita-tidak-bahagia

mencari-ketenangan-dengan-zikrullah

10-macam-sahabat-setia-iblis

7-pahala-yang-masih-di-nikmati-setelah-meninggal-dunia

asal-usul-nafsu.html

hakekat-jin

sebuah-harga-satu-tetes-air-mata

tentang-angka-13

kiamat-2012-dan-yahudi-pun-tertawa

makna-tatoo-bagi-masyarakat-dayak

cara-baru-tingkatkan-kunjungan-blog

penjelasan-tentang-adware-spyware-worm

membongkar-proteksi-hak-cipta-pdf

penyebab-lambannya-sistim-kerja-komputer

trik-mematikan-komputer-dengan-cepat

cara-mempercepat-loading-windows-xp

siapakah-kita-sebenarnya

jenis-jenis-kejahatan-yang-ada-di-internet

hacker-tool

bagaimana-memblokir-situs-facebook-agar-tidak-bisa-dibuka-firefox

mengenal-lebih-jauh-tentang-manusia

866-tafsir-mimpi

sifat-sombong-versus-rendah-hati

pengertian-zuhud

istiqomah-sebagai-sikap-teguh-pendirian

hakikat-dan-kedudukan-taubat

kelahiran-ke-dua

pengertian-sabar-dalam-menghadapi-musibah

ilmu-itu-adalah-imam-dan-amal-itu-adalah-makmum

org-yg-mampu-terlepas-dari-perangkap-iblis

ingatlah-ibumu.html

sebuah-doa-suami-untuk-istri

/sifat-dan-sikap-yang-seharusnya-melekat-di-diri-kita

tentang-surat-kaleng-dan-email-berantai

7-kali-menunaikan-haji-tidak-melihat

ketika-ilmu-pengetahuan-menemukan-tanda-kiamat

5-cara-menghadapi-masalah-anda

15-gejala-anda-telah-diganggu-oleh-jin

gambaran-tentang-malaikat-maut

indahnya-matematika

tanya-jawab-tentang-jilbab

rahasia-hidung

apakah-yang-dinamakan-takdir

hal-hal-yang-dapat-melunak-khan-hati

istri-baik-adalah-isteri

chating-dengan-tuhan

berkeluh-kesah-tentang-jahatnya-dunia

hati-hati-dan-waspada-dalam-setiap-langkah

diantara-4-orang-istri

bulan-puasa-melatih-kesabaran-kita

hukum-truk-sampah

dimana-kujumpa-pelita-kecilku

telinga-adalah-ekspresi-pikiran-dan-perasaan

jika-hari-esok-tak-pernah-ada

tips-mengusir-setan-didalam-hati-kita

ketika-akal-dan-nafsu-berkelahi-merayu-hati

beberapa-hikmah-dari-penyesalan-yang-bisa-kau-petik

dalam-setiap-hati-manusia-ada-banyak-perkara

pernahkah-kita-menyadari-arti-kehadiran-didalam-kehidupan

antara-makna-hidup-dan-jati-diri

ketika-hidup-terasa-menyakitkan

sebuah-penelitian-tentang-emosi-kemarahan-dan-rasa-benci

dengan-keikhlasan-hidup-ini-menjadi-mudah-indah-dan-bermakna

cara-sederhana-menenangkan-hati-dan-pikiran

kapankah-anda-merasa-cukup

sebuah-cinderamata-hati-yang-kau-lukai

nurani-putih-yang-tergores

antara-hukum-sihir-dan-perdukunan

tentang-gambaran-penghuni-neraka

benarkah-kiamat-akan-terjadi-tahun-2012

jangan-stress-dong-aahh

test123

ini-bukan-sekedar-tentang-uang

postingan-ulang-yang-udah-rapi

stop-dreaming-start-action-dengan

darimana-kah-asalnya-api

stop-dreaming-start-action

arti-sebuah-kesetiaan-dalam-menjalani-sebuah-hubungan

menghadapi-penyakit-yang-menghalangi-langkah-anda

tehnik-menghadapi-kritik-orang-lain

apakah-anda-sudah-menjadi-seseorang

mulailah-darimana-anda-berpijak

mindset-and-system

lakukan-dan-lakukan-saja

hidup-adalah-tentang-belajar

melihat-masa-depan-dengan-kecepatan-cahaya

tahukah-andabagaimana-rasanya-ketika-roh-dicabut

tentang-flu-babi

3-unsur-dalam-sebuah-cinta

8-daerah-didalam-alam-jiwa-manusia

penderitaan-itu-bukan-akhir-dari-segalanya

cara-mengatasi-hati-yang-sedang-gelisah



rahasia-kesaktian-orang-orang-tempo-dulu

seorang-profesor-dari-sebuah

yaa-permennya-lupa-dimakan

begitu-banyak-peristiwa-yang-terjadi

jangan-pernah-berkata-selamat-tinggal

pesan-orang-tua-renta

hanya-satu-kata

penasaran

kisah-nyata-pacaran-dgn-hantu

pesan-terakhir-sebelum-bunuh-diri

 

fan's of arh global radio 88.4 fm